Pages

Subscribe:

Thursday, May 30, 2013

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


4. Unsur Kebudayaan.

Unsur Kebudayaan adalah istilah lain dari komponen-komponen pokok yang menjadi pembentuk suatu kebudayaan. Apakah kebudayaan itu? Untuk mengetahui dan mengenal apakah itu Kebudayaan silah baca artikel tentang pengertian dan definisi Budaya dan Kebudayaan di sini. Kebudayaan secara garis besar dapat di definisikan sebagai hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang dilakukan secara sadar dalam kehidupan masyarakat. 
Cipta adalah kemampuan akal pikiran yang menghasilkan ilmu pengetahuan 
Rasa adalah kemampuan indra yang mendorong manusia unuk mengembangkan rasa keindahan yang melahirkan karya-karya seni yang agung 
Karsa adalah kehendak manusia terhadap adanya kesempurnaan hidup, kemuliaan dan kebahagiaan 
Berdasarkan pengertian dan definisi diatas tentang kebudayaan, maka dapat diketahui bahwa secara umum kebudayaan memiliki 7 unsur penting yang menjadi komponen pokok pembentuk kebudayaan, yaitu: 
1. Unsur peralatan dan erlengkapan hidup, seperti : rumah, pakaian, kendaraan, dll 
2. Unsur mata pencaharian / sistem ekonomi, seperti pegawai, petani, buruh, dll 
3. Unsur sistem kemasyarakatan, yang meliputi: hukum, kekerabatan, perkawinan, dll 
4. Unsur bahasa baik lisan maupun tulisan yang berfungsi sebagai alat komunikasi 
5. Unsur Kesenian, seperti seni tari, seni musik, seni rupa, dll 
6. Unsur Ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti: pengetahuan alam, perbintangan, pertambangan,
    komputer, dll 
7. Unsur agama dan kepercayaan 

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAN


3.    Kepribadian bangsa Timur

Kepribadian bangsa timur dapat diartikan suatu sikap yang dimiliki oleh suatu Negara, masyarakat, atau individu yang menentukan penyesuaian dirinya terhadap lingkungan. Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat toleransi yang tinggi dan saling memiliki kepedulian terhadap sesama. Di dunia bangsa timur dikenal sebagai bangsa yang ramah dan bersahabat. Bangsa Indonesia adalah termasuk bangsa timur karena memiliki adat ketimuran yang sangat tinggi. Pada umumnya kepribadian bangsa timur adalah sangat terbuka dan toleran terhadap bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat yang ada. Namun walaupun kita sudah tahu banyak tentang kepribadian bangsa timur kita tidak bisa selalu beranggapan bahwa kebudayaan bangsa Timur lebih baik dari bangsa Barat. Karena semua hal pasti ada sisi positif dan negatifnya. Tidak ada di dunia ini yang sepenuhnya baik. Ada kekurangan pada bangsa timur yang tidak dimiliki bangsa barat, begitupun sebaliknya ada kekurangan pada bangsa barat yang tidak dimiliki bangsa timur. Tidak ada yang baik dan jahat, sebaiknya bersatu untuk mempersatukan semua sehingga menjadi kuat dan satu. Adapun kebudayaan bangsa barat yang sering mempengaruhi bangsa timur adalah kemajuan teknologinya yang dimiliki oleh bangsa barat lebih maju dibanding bangsa timur, contoh : handphone dan computer.
Kebudayaan lokal Indonesia yang sangat beranekaragam menjadi suatu kebanggaan sekaligus tantangan untuk mempertahankan serta mewarisi kepada generasi selanjutnya. Budaya lokal Indonesia sangat membanggakan karena memiliki keanekaragaman yang sangat bervariasi serta memiliki keunikan tersendiri. Seiring berkembangnya zaman, menimbulkan perubahan pola hidup masyakat yang lebih modern. Akibatnya, masyarakat lebih memilih kebudayaan baru yang mungkin dinilai lebih praktis dibandingkan dengan budaya lokal. Banyak faktor yang menyebabkan budaya lokal dilupakan dimasa sekarang ini, misalnya masuknya budaya asing. Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar, asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa. Namun pada kenyataannya budaya asing mulai mendominasi sehingga budaya lokal mulai dilupakan. Faktor lain yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya peranan budaya lokal. Budaya lokal adalah identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk asalkan sesuai dengan kepribadian negara karena suatu negara juga membutuhkan input-input dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negaranya.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


2. Hakikat Manusia

Kehidupan manusia sangatlah komplek, begitu pula hubungan yang terjadi pada manusia sangatlah luas. Hubungan tersebut dapat terjadi antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan makhluk hidup yang ada di alam, dan manusia dengan Sang Pencipta. Setiap hubungan tersebut harus berjalan seimbang. Selain itu manusia juga diciptakan dengan sesempurna penciptaan, dengan sebaik-baik bentuk yang dimiliki. Hal ini diisyaratkan dalam Surat At-Tiin: 4
“Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya”.
Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa Dia telah menjadikan manusia makhluk ciptaan-Nya yang paling baik; badannya lurus ke atas, cantik parasnya, mengambil dengan tangan apa yang dikehendakinya; bukan seperti kebanyakan binatang yang mengambil benda yang dikehendakinya dengan perantaraan mulut. Kepada manusia diberikan-Nya akal dan dipersiapkan untuk menerima bermacam-macam ilmu pengetahuan dan kepandaian; sehingga dapat berkreasi (berdaya cipta) dan sanggup menguasai alam dan binatang.
Manusia juga harus bersosialisasi dengan lingkungan, yang merupakan pendidikan awal dalam suatu interaksi sosial. Hal ini menjadikan manusia harus mempunyai ilmu pengetahuan yang berlandaskan ketuhanan. Karena dengan ilmu tersebut manusia dapat membedakan antara yang hak dengan yang bukan hak, antara kewajiban dan yang bukan kewajiban. Sehingga norma-norma dalam lingkungan berjalan dengan harmonis dan seimbang. Agar norma-norma tersebut berjalan haruslah manusia di didik dengan berkesinambungan dari “dalam ayunan hingga ia wafat”, agar hasil dari pendidikan –yakni kebudayaan– dapat diimplementasikan dimasyaakat.
Pendidikan sebagai hasil kebudayaan haruslah dipandang sebagai “motivator” terwujudnya kebudayaan yang tinggi. Selain itu pendidikan haruslah memberikan kontribusi terhadap kebudayaan, agar kebudayaan yang dihasilkan memberi nilai manfaat bagi manusia itu sendiri khususnya maupun bagi bangsa pada umumnya. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa kualitas manusia pada suatu negara akan menentukan kualitas kebudayaan dari suatu negara tersebut, begitu pula pendidikan yang tinggi akan menghasilkan kebudayaan yang tinggi. Karena kebudayaan adalah hasil dari pendidikan suatu bangsa.
Hakekat manusia adalah sebagai berikut :

a.             Makhluk yang memiliki tenga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhannya.
b.            Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
c.                   yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
d.                  Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
e.                   Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
f.                   Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
g.                  Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
h.                  Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.
PSIKOLOGI DAN HUKUM PERKEMBANGAN ANAK (MANUSIA)
Psikologi adalah suatu ilmu yang menyelidiki serta mempelajari sikap, tingkah laku atau aktivitas-aktivitas di mana sikap, tingkah laku, atau aktivitas-aktivitas itu sebagai manifestasi hidup kejiwaan. Objek Psikologi adalah Jiwa.


Tugas 1 ilmu budaya dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

1. Unsur – unsur pembangunan Manusia

Manusia adalah makhluk hidup yang bisa dikatakan paling sempurna dibanding dengan makhluk hidup yang lain. Dalam sudut pandang dan ilmu kata manusia memiliki definisi yang berbeda – beda, adapun perbedaan pengertiaannya adalah sebagai berikut : Dalam ilmu ekonomi : manusia bisa digambarkan atau diistilahkan sebagai makhluk hidup yang selalu memperhitungkan segala kegiatan yang mereka lakukan, dan tidak mungkin mereka selalu mengharapkan suatu keuntungan dari kegiatan yang mereka lakukan. Dalam ilmu politik : dalam ilmu politik istilah manusia digambarkan selalu menginginkan kekuasaan dan kepemimpinan.
Dalam ilmu sosiologi : manusia adalah makhluk hidup yang tidak dapat berdiri atau hidup sendiri, sehingga selalu memerlukan orang lain atau hal lain yang dapat mendukung kehidupannya. Dalam ilmu filsafat : manusia dalam pandangan ilmu filsafat dapat digambarkan makhluk yang berbudaya. Berbudaya maksudnya adalah memiliki dasar – dasar dalam berbuat dan membuat sesuatu.
Adapun manusia memiliki unsur – unsurnya sendiri, manusia memiliki 4 unsur dalam kehidupannya, yaitu : 
1. Nafs : yaitu situasi yang menyadarkan manusia akan tentang dirinya sendiri. 
2. Jasad : fisik manusia luar yang nampak dan dapat diraba, serta menempati tempat dan waktu.
3. Hayat : sebuah unsur kehidupan dari manusia yang digambarkan atau dapat dilihat dari pergerakan.
4. Ruh : daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran dengan bimbingan dan pimpinan dari Tuhan Yang Maha Esa. Keseluruhan unsur – unsur dan pola pikir tentang manusia diatas dapat dipergunakan sebagai tolak ukur dan alat penelitian untuk tingkah laku manusia di kehidupan sehari – hari.