Pages

Subscribe:

Thursday, May 30, 2013

Tugas 2 Ilmu budaya dasar Konsepsi Ilmu Budaya Dasar dalam Kesusasteraan

1.    Pendekatan Kesusastraan.

Ilmu Budaya Dasar pada awalnya dinamakan Basic Humanities. Istilah Humanities sendiri berasal dari bahasa latin, humanus yang berari manusiawi, berbudaya, dan halus. Jadi, humantities berkaitan erat dengan nilai-nilai sebagai homo humanities. Nilai-nilai itu bisa dipelajari, dan umumnya mencakup filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuk sastra, sejarah, dll.
Dari sekian banyak ilmu-ilmu humanities, seni dan sastra memagang peranan yang penting. Seni sendiri menjadi lebih efektif daripada cabang ilmu lainnya karena sifatnya yang fleksibel dan tidak terikat. Sementara itu sastra memegang peranan yang jauh lebih penting, karena beberapa alasan :
  1. Sastra menggunakan bahasa, dimana bahasa adalah sarana yang dapat menampung semua pernyataan dan kegiatan manusia, selain juga untuk berkomunikasi memahami diri sendiri, orang lain, dan lingkungan di sekitarnya.
  2. sastra lebih mudah berkomunikasi, karena sastra adalah penjabaran. Berbeda dengan tarian, yang merupakan abstraksi yang harus dijabarkan lagi.
  3. Sastra didukung oleh cerita, sehingga gagasan lebih mudah tersampaikan dan orang akan lebih tertarik.
Ilmu Budaya Dasar sendiri adalah ilmu yang mencakup semua cabang humanities tersebut, sehingga diharapkan dengan memperlajari ilmu budaya dasar, seseorang dapat mengembangkan kepribadiaanya menjadi homo humanities.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


9. Perubahan Kebudayaan.

Perubahan kebudayaan dapat dibedakan dalam beberapa bentuk :

1. Perubahan lambat dan perubahan cepat
2. Perubahan kecil dan peeubahan besar

1. Perubahan lambat dan perubahan cepat
Perubahan yang memerlukan waktu lama.dan rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat dinamakan evolusi. Menurut Aleks Inkeles, teori tentang evolusi pada umumnya dapa t digolongkan ke dalam beberapa kategori :
a.Uniliniear theories of evolution
Teori ini pada pokoknya berpendapat bahwa manusia dan masyarakat ( termasuk kebudayaannnya) mengalami perkembangan sesuai dengan tahap tertentu bermula dari bentuk sederhana, kemudian bentuk yang kompleks sampai pada tahap yang sempurna. Pelopor teori tersebut antara lain August Comte, Herbert Spencer dll.
b. Universal theory of evolution
Menyatakan bahwa perkembangan masyarakat tidaklah perlu melalui tahap-tahap tertentu yang tetap. Teori ini mengemukakan bahwa kebudayaan manusia telah mengikuti suatu garis evolusi yang tertentu. Prinsip teori ini diuraikan oleh Herbert Spencer yang antara alain mengatakan bahwa masyarakat merupakan hasil perkembangan dari kelompok homogen ke kelompok heterogen baik sifat maupun susunannya.
c. Multilined theories of evolution
Teori ini lebih menekankan pada penelitian terhadap tahap perkembangan tertentu dalam evolusi masyarakat, misalnya mengadakan penelitian perihal pengaruh perubahan sistem pencaharian dari sistem berburu ke pertanian, terhadap sistem kekeluargaan dalam masyarakat yang bersangkutan.
Perubahan kebudayaan yang berlangsung dengan cepat dan menyangkut dasar atau sendi pokok kehidupan masyarakat dinamakan “Revolusi”. Unsur unsur pokok revolusi adalah adanya perubahan yang cepat dan perubahan tersebut mengenai dasar dasar atau sendi pokok kehidupan masyarakat.
Secara sosiologis, agar suatu revolusi dapat terjadi, maka harus dipenuhi syarat tertentu :
a. Harus ada keinginan mengadakan perubahan
b. Adanya pemimpin yang dianggap mampu memimpin masyarakat
c. Pemimpin, menampung keinginan masyarakat, merumuskan, menegaskan menjadi program ke arah pergerakan
d. Pemimpin menunjukan tujuan pada masyarakat, yang bersifat konkrit dan abstrak
e. Adanya momentum memulai suatu gerakan.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

8.  Kaitan Manusia dan Kebudayaan


Manusia dan kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat berkaitan satu sama lain. Manusia di alam dunia inimemegang peranan yang unik, dan dapat dipandang dari berbagai segi. Dalam ilmu sosial manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi). Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosialofi), Makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik), makhluk yan g berbudaya dan lain sebagainya.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan untuk menjelaskan tentang unsur-unsur yang membangun manusia, yaitu :
  1. Manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait, yaitu :
    1. Jasad : Badan kasar manusia yang napak pada luarnya.
    2. Hayat : Mengandung unsure hidup yang ditandai dengan gerak.
    3. Ruh : Bimbingan dan pimpinan Tuhan, ada yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersifat konseptual yang menjadi pusat terlahirnya kebudayaan.
    4. Nafsu : Dalam pengertian atau keakuan, yaitu kesadaran tentang diri sendiri.
    5. Manusia sebagai satu kepribadian mengandung tiga unsur yaitu :
      1. Id : Merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak tampak. Id merupakan libido murni atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irrasional dan terikat dengan sex.
      2. Ego : Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, sering disebut sebagai kepribadian eksekutif karena peranannya dalam menghubungkan energy Id kedalam saluran sosial yang dapat dimengarti oleh orang lain.
      3. Superego : Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir muncul kira-kira pada usia lima tahun. Dibandingkan dengan Id dan Ego yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego merupakan kesatuan standar-standar moral yang diterima oleh ego dari sejumlah agen yang mempunyai otoritas didalam lingkungan diri.

Kebudayaan adalah suatu keharusan agar tidak terpengaruh oleh kebudayaan lainnya. Kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Kita harus menjaga keaslian budaya kita karena kebudayaan tersebut merupakan warisan dari nenek moyang kita dahulu. Namun akhir-akhir ini, kita pasti sudah tahu kalau banyak dari kebudayaan di negara kita ini telah terpengaru oleh kebudayaan luar, khususnya kebudayaan barat. Oleh karena itu sudah sepantasnyalah kita lestarikan kebudayaan di negara kita ini. Jangan sampai terpengaruh oleh kebudayaan luar.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


7. Perubahan Kebudayaan

Pengertian perubahan kebudayaan adalah suatu 
keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena ketidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak serasi fungsinya bagi kehidupan.
Contoh :
Masuknya mekanisme pertanian mengakibatkan hilangnya beberapa jenis teknik pertanian tradisional seperti teknik menumbuk padi dilesung diganti oleh teknik “Huller” di pabrik penggilingan padi. Peranan buruh tani sebagai penumbuk padi jadi kehilangan pekerjaan.
Semua terjadi karena adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi social. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.
Ada faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu:
a. Mendorong perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material).
Adanya individu-individu yang mudah menerima unsure-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda.
Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.
b. Menghambat perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah
seperti :adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material)
Adanya individu-individu yang sukar menerima unsure-unsur perubahan terutama generasi tu yang kolot.
Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :
1. Faktor intern
• Perubahan Demografis
Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.
• Konflik social
Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. c/o: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.
• Bencana alam
Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan c/o; bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.
• Perubahan lingkungan alam
Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.
2. Faktor ekstern
• Perdagangan
Indonesia terletak pada jalur perdagangan Asia Timur denga India, Timur Tengah bahkan Eropa Barat. Itulah sebabnya Indonesia sebagai persinggahan pedagang-pedagang besar selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya dengan percampuran budaya yang ada.
• Penyebaran agama
Masuknya unsur-unsur agama Hindhu dari India atau budaya Arab bersamaan proses penyebaran agama Hindhu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama Kristen dan kolonialisme.
• Peperangan
Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan, dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsure-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


6.   Orientasi Nilai Budaya
Orientasi nilai adalah bersifat komplek tapi terpola pada prinsip. Yang mengutamakan tatanan dan langsung pada tindakan dan pikiran manusia yang berhubungan dengan solusi dalam memecahkan masalah.
Ada tiga asumsi :
  1. Orang dalam semua budaya harus dapat menemukan solusi untuk memecahkan masalah yang ada.
  2. Solusi yang tersedia tidak terbatas.
  3. Satu solusi cenderunng berasal atau dipilih dari kebudayaan tertentu.

Jenis Orientasi :
  1. Orientasi Human Nature
adalah menunjuk pada karakter pembawaan sifat manusia.
  1. Orientasi Waktu
adalah orientasi yang mengacu pada tiga masa yang dilalui manusia dalam kebudayaan, yaitu :
  1. Masa Lalu, dimana kebudayaan masih yang ditinggikan dan nilai utama.
  2. Masa Kini ( Sekarang ), pemberian perhatian yang relatif kurang akan apa yang dilakukan di masa lalu dan masa depan.
  3. Masa Depan
  4. Orientasi Aktifitas
aktifitas manusia dapat dilihat dari tiga cara, yaitu :
Doing : aktifitas yang menghasilkan sesuatu yang menjadi tolak ukur.
Being : lawan ekstrem dari orientasi Doing.
Becoming : integrasi keseluruhan pada perkembangan diri.
Berbagai macam orientasi nilai kebudayaan membuat berbagai macam pandangan dan pengetahuan tentang nilai kebudayaan dari berbagai sudut dan jenisnya.

Tugas 1 ILmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


5.  Wujud Kebudayaan

Wujud kebudayaan dapat dibedakan menjadi tiga bagian yaitu :
  1. Wujud gagasan
Budaya dalam wujud gagasan/ide ini bersifat abstrak dan tempatnya ada dalam alam pikiran tiap warga pendukung budaya yang bersangkutan sehingga tidak dapat diraba atau difoto. Sistem gagasan yang telah dipelajari oleh setiap warga pendukung budaya sejak dini sangat menentukan sifat dan cara berpikir serta tingkah laku warga pendukung budaya tersebut. Gagasan-gagasan inilah yang akhirnya menghasilkan berbagai hasil karya manusia berdasarkan sistem nilai, cara berfikir dan pola tingkah laku. Wujud budaya dalam bentuk sistem gagasan ini biasa juga disebut sistem nilai budaya.
2. Wujud Perilaku
Budaya dalam wujud perilaku berpola menurut ide/gagasan yang ada. Wujud perilaku ini bersifat konkrit dapat dilihat dan didokumentasikan (difoto dan difilm). Contoh: Petani sedang bekerja di sawah, orang sedang menari dengan lemah gemulai, orang sedang berbicara dan lain-lain. Masing-masing aktivitas tersebut berada dalam satu sistem tindakan dan tingkah laku.
3. Wujud benda hasil budaya
Semua benda hasil karya manusia tersebut bersifat konkrit, dapat diraba dan difoto. Kebudayaan dalam wujud konkrit ini disebut kebudayaan fisik. Contoh: bangunan-bangunan megah seperti piramida, tembok cina, menhir, alat rumah tangga seperti kapak perunggu, gerabah dan lain-lain.

Tugas 1 Ilmu Budaya Dasar MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


4. Unsur Kebudayaan.

Unsur Kebudayaan adalah istilah lain dari komponen-komponen pokok yang menjadi pembentuk suatu kebudayaan. Apakah kebudayaan itu? Untuk mengetahui dan mengenal apakah itu Kebudayaan silah baca artikel tentang pengertian dan definisi Budaya dan Kebudayaan di sini. Kebudayaan secara garis besar dapat di definisikan sebagai hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang dilakukan secara sadar dalam kehidupan masyarakat. 
Cipta adalah kemampuan akal pikiran yang menghasilkan ilmu pengetahuan 
Rasa adalah kemampuan indra yang mendorong manusia unuk mengembangkan rasa keindahan yang melahirkan karya-karya seni yang agung 
Karsa adalah kehendak manusia terhadap adanya kesempurnaan hidup, kemuliaan dan kebahagiaan 
Berdasarkan pengertian dan definisi diatas tentang kebudayaan, maka dapat diketahui bahwa secara umum kebudayaan memiliki 7 unsur penting yang menjadi komponen pokok pembentuk kebudayaan, yaitu: 
1. Unsur peralatan dan erlengkapan hidup, seperti : rumah, pakaian, kendaraan, dll 
2. Unsur mata pencaharian / sistem ekonomi, seperti pegawai, petani, buruh, dll 
3. Unsur sistem kemasyarakatan, yang meliputi: hukum, kekerabatan, perkawinan, dll 
4. Unsur bahasa baik lisan maupun tulisan yang berfungsi sebagai alat komunikasi 
5. Unsur Kesenian, seperti seni tari, seni musik, seni rupa, dll 
6. Unsur Ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti: pengetahuan alam, perbintangan, pertambangan,
    komputer, dll 
7. Unsur agama dan kepercayaan